Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Modus Pura-Pura Tanya SPBU, Komplotan Begal Bacok Pengendara Motor di Jatiroto Lumajang
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Terbaru Bocah Korban Penganiayaan Orang Tua, Nangis Ketakutan Tiap Lihat Ayah

Senin, 12 Desember 2022 | 18:43 WIB
  • author Yayan Nugroho
Kondisi Terbaru Bocah Korban Penganiayaan Orang Tua, Nangis Ketakutan Tiap Lihat Ayah
Bocah Korban Penganiayaan Orang tua saat Dirawat di Rumah Sakit (foto:Yayan Nugroho)

LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Pasca mengalami penganiayaan oleh orang tua kandungnya, kondisi WS bocah 6 tahun di Lumajang, Jawa Timur, mulai membaik. WS mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Dokter Haryoto, karena mengalami sejumlah luka memar dan luka bakar di sekujur tubuh. 

Meski kondisi fisiknya mulai membaik, namun WS masih trauma dan menangis histeris saat melihat ayah kandungnya.

Sejumlah luka lebam mulai pulih, namun luka bakar di sekujur tubuhnya masih perlu mendapat perawatan khusus, tim dokter juga menemukan luka nanah di telinga korban.

Meski kondisi fisik WS mulai membaik, namun tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan ayah kandungnya menyisakan trauma psikis.
 
Korban bahkan menangis histeris saat melihat ayah kandungnya dan tidak mau makan makanan yang diberikan oleh perawat yang bertugas memantau kondisi kesehatannya.

“Kalau kondisinya sekarang sudah mulai membaik, awal dibawa ke sini tertutup sekali dan setiap melihat bapaknya selalu ketakutan," ujar Ade Mulyantoro, perawat yang menangani WS.

 

Kini korban dirawat oleh pamannya, dan rencananya akan mendapat tindakan operasi untuk memulihkan kondisi luka bakar di kulit tubuh korban yang cukup parah.

“Tadi pagi sudah kita lakukan pendampingan gizi, sama ahli gizi sudah diberikan nutrisi yang mencukupi” tutup Ade Mulyantoro. 

Editor: Diva Zahra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut