50 Pasien Masuk Daftar Tunggu Cuci Darah di RSUD dr Haryoto Lumajang
LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Sekitar 50 pasien tercatat dalam daftar tunggu layanan hemodialisis atau cuci darah di RSUD dr Haryoto Lumajang. Kondisi tersebut terjadi karena kapasitas alat dan tempat tidur hemodialisis yang tersedia saat ini masih terbatas.
Humas RSUD dr Haryoto Lumajang, Agus Wahyudi, mengatakan pasien yang masuk daftar tunggu bukan berarti tidak mendapatkan pelayanan. Namun, kebutuhan layanan cuci darah yang terus ada membuat kapasitas yang tersedia perlu diatur sesuai kemampuan rumah sakit.
"Ada 50-an orang daftar tunggu untuk cuci darah. Bukan tidak dilayani, tetapi alat kami terbatas," ujar Agus, Kamis (01/10/2026).
Saat ini, RSUD dr Haryoto memiliki 19 tempat tidur hemodialisis dalam satu sesi pelayanan. Layanan tersebut dilakukan dalam tiga sesi setiap hari dan beroperasi selama enam hari dalam sepekan.
Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, rumah sakit berencana menambah jumlah tempat tidur hemodialisis dari 19 menjadi 36 dalam satu sesi.
Namun, rencana tersebut tidak dapat langsung direalisasikan. Penambahan kapasitas harus disertai kesiapan peralatan, tenaga medis, perizinan, hingga persetujuan BPJS Kesehatan.
"Karena nambah alat tidak bisa langsung dilakukan begitu saja. Harus nambah dokter juga, terus harus izin BPJS Kesehatan juga," jelasnya.
Agus menjelaskan layanan hemodialisis membutuhkan tenaga kesehatan dan dokter yang memadai karena pasien menjalani terapi secara rutin dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengembangan kapasitas harus disesuaikan dengan kemampuan rumah sakit dalam memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan.
Selain penambahan fasilitas, rumah sakit juga perlu memastikan pengembangan layanan dapat mendukung pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui proses persetujuan BPJS Kesehatan.
Pihak RSUD dr Haryoto berharap rencana penambahan kapasitas tersebut dapat memperoleh persetujuan sehingga pelayanan hemodialisis bisa diperluas secara bertahap.
Dengan penambahan kapasitas dari 19 menjadi 36 tempat tidur dalam satu sesi, rumah sakit menargetkan akses pelayanan cuci darah bagi masyarakat dapat semakin luas, termasuk untuk pasien yang saat ini masih berada dalam daftar tunggu.
Editor: Diva Zahra