get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Dua Siswi SMK Nyanyikan Lagu Jawa Tuai Pujian, Netizen: Suaranya Merdu

Dari Balik Kemudi Truk, Cak Takim Kini Masuk Dapur Rekaman

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:44 WIB
header img
Cak Takim sopir truk asal Lumajang terjun ke dunia musik. (Foto: Istimewa).

LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Bagi sebagian orang, menjadi sopir truk mungkin hanya dipandang sebelah mata. Namun bagi Taqwim, pekerjaan tersebut justru menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan karya musik.

Pria 35 tahun asal Denok, Kabupaten Lumajang yang akrab disapa Cak Takim ini kini mencoba peruntungan di dunia musik. Di sela kesibukannya sebagai sopir truk, ia menciptakan dan merilis sebuah single berjudul “Sopir”, yang terinspirasi dari kehidupan dan pengalaman sehari-harinya di jalan.

Dari balik kemudi truk, Cak Takim menuangkan pengalaman, keresahan, hingga cerita kehidupan para sopir ke dalam sebuah lagu yang ringan dan menghibur.

Lirik lagu “Sopir” dikemas menggunakan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Cerita yang diangkat juga dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya mereka yang akrab dengan kehidupan para pekerja di jalan.

Tidak hanya mengandalkan cerita yang relate, Cak Takim juga menyisipkan unsur komedi dalam liriknya. Sentuhan humor tersebut menjadi salah satu daya tarik lagu “Sopir”, sehingga pendengar tidak hanya diajak menikmati musik, tetapi juga dibuat tersenyum dan terhibur.

“Kalau inspirasi menulis lagu biasanya datang dari mana saja, kadang dari cerita teman sesama sopir atau kadang saat ngopi tiba-tiba muncul,” ujar Cak Takim.

Bagi Cak Takim, lagu ini bukan sekadar karya untuk mengejar popularitas. Lebih dari itu, “Sopir” menjadi cara untuk menceritakan kehidupan yang selama ini ia jalani sekaligus menyampaikan pesan bahwa siapa pun bisa berkarya selama memiliki kemauan.

“Memang dari dulu suka (menulis lagu) tapi hanya untuk konsumsi pribadi,” imbuhnya.

Aransemen musik yang enerjik dan asyik semakin memperkuat karakter lagu. Perpaduan antara lirik sederhana, cerita kehidupan sehari-hari, dan nuansa komedi membuat “Sopir” memiliki warna tersendiri.

Perjalanan Cak Takim menuju dunia musik juga tidak selalu berjalan mulus. Keputusannya untuk menjadi seorang penyanyi sempat dipandang sebelah mata oleh sejumlah rekan seprofesinya.

Namun, bukannya menyerah, anggapan tersebut justru menjadi bahan bakar bagi Cak Takim untuk terus melangkah.

Ia memilih membuktikan bahwa latar belakang sebagai sopir truk bukan penghalang untuk menghasilkan karya dan mengejar mimpi.

“Ya ada yang mendukung tapi ada juga yang meremehkan tapi itu malah membuat saya lebih semangat berkarya,” lanjutnya.

Kini, Cak Takim mendapat kesempatan lebih besar untuk mengembangkan karier musiknya. Berada di bawah naungan Graha Suara Indonesia sebagai label musik, ia mulai serius menapaki industri musik Jawa.

“Kita akan memaksimalkan potensi Cak Takim dan sementara kita akan fokus di Jawa Timur dulu,” kata Roby (Geisha) direktur Graha Suara Indonesia.

Editor : Diva Zahra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut