14.809 Warga Lumajang Terdampak Krisis Air Bersih

Yayan Nugroho
Petugas BPBD Lumajang droping air bersih. Foto: iNewslumajang.id/Yayan Nugroho

LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Sebanyak 14.809 warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terdampak krisis air bersih selama musim kemarau. Warga tersebar di 12 desa yang berada di empat kecamatan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mencatat bantuan air bersih telah disalurkan secara bertahap hingga 10 September 2026. Distribusi dilakukan melalui 191 titik sesuai kebutuhan warga dan kondisi di lapangan.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono mengatakan distribusi air bersih masih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

"Kami terus melakukan droping air bersih ke wilayah yang terdampak. Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan, sehingga kebutuhan air bersih tetap bisa terpenuhi," kata Yudhi, Sabtu (12/9/2026).

Yudhi menjelaskan, krisis air bersih terjadi seiring menurunnya debit sejumlah sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Selain itu, persediaan air hujan yang ditampung warga di tandon mulai berkurang dan sebagian telah habis.

Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kemarau.

Pemkab Lumajang sebelumnya menetapkan masa tanggap darurat kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan selama 90 hari. Status tersebut berlaku mulai 10 Juli hingga 7 Oktober 2026.

BPBD juga memetakan potensi kekeringan yang dapat terjadi di 19 desa pada enam kecamatan. Pemetaan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan untuk menentukan wilayah yang berpotensi membutuhkan penanganan lebih cepat.

Sementara itu, berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan pada September hingga November 2026 masih berada dalam kategori rendah.

Dengan kondisi tersebut, distribusi air bersih diperkirakan masih diperlukan di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air. Penyaluran bantuan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

 

Editor : Diva Zahra

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network