get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Semeru Meletus, Muntahkan Abu Setinggi 2.000 Meter dan Awan Panas hingga 7 Km

Jembatan Tertimbun Lahar Semeru, Lansia di Lumajang Ditandu Menyeberangi Sungai untuk Berobat

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:56 WIB
header img
Lansia ditandu seberangi jalur aliran lahar untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Foto : Istimewa

LUMAJANG, iNewsLumajang.id – Seorang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terpaksa ditandu menyeberangi jalur aliran lahar Sungai Regoyo untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Evakuasi darurat ini dilakukan lantaran jembatan penghubung di wilayah tersebut tertimbun material banjir lahar Gunung Semeru, sehingga ambulans tidak dapat melintas.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Sejumlah warga setempat bergotong royong menandu lansia yang diketahui bernama Gangsar menuju sisi seberang sungai, agar dapat dijangkau ambulans yang sudah menunggu.

Gangsar harus dievakuasi secara manual karena akses utama menuju dusun tersebut terputus akibat rusaknya jembatan yang tertimbun material lahar. Tidak adanya jalur alternatif membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa masuk ke lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan kondisi tersebut kerap terjadi saat banjir lahar melanda kawasan aliran Sungai Regoyo.

“Karena akses di Sumberlangsep saat terjadi banjir tidak memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat menyeberang ke sisi timur, akhirnya warga bersama perangkat desa menandu pasien menuju rumah sakit. Ambulans menunggu di sisi barat,” ujar Yudhi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menetapkan Dusun Sumberlangsep sebagai zona merah bahaya erupsi Gunung Semeru. Pemerintah daerah juga merencanakan relokasi seluruh warga ke kawasan yang lebih aman.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Semeru, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, saat ini wilayah Lumajang memasuki puncak musim hujan yang berpotensi memicu banjir lahar sewaktu-waktu.

Editor : Diva Zahra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut