LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lumajang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) strategi pemasaran produk yang menghadirkan anggota DPR RI serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan sekaligus strategi pemasaran agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan usahanya.
Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Nur Purnamasidi, mengatakan keberanian menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM agar mampu memasarkan produknya lebih luas. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang memiliki produk berkualitas, namun masih ragu untuk menawarkan produknya ke pasar yang lebih besar.
“Yang paling utama adalah keberanian. Pelaku UMKM harus berani menawarkan produknya kepada orang lain agar usaha yang dijalankan bisa berkembang dan naik kelas. Untuk itu saya memfasilitasi lewat forum ini,” ujarnya.
Selain dukungan dari legislatif, kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari BRIN yang memberikan pendampingan terkait strategi pemasaran dan pengembangan produk. Analis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Rizq Atika, menjelaskan pihaknya terlebih dahulu mendengarkan berbagai persoalan yang dialami pelaku UMKM sebelum memberikan solusi.
“Kami mendengarkan curhatan dari para pelaku UMKM mengenai berbagai problem yang mereka hadapi. Setelah itu kami memberikan beberapa pilihan strategi marketing dengan harapan usaha yang dijalankan bisa maju dengan menambahkan value pada produk,” jelasnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satunya Linda, pelaku UMKM asal Kecamatan Pasirian yang sebelumnya menjalankan usaha bakso aci. Ia mengaku usahanya sempat berhenti akibat penurunan omzet, namun berbagai masukan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut menjadi motivasi baru untuk memulai kembali usahanya.
“Lewat kegiatan ini jadi dapat ilmu baru dan bisa diterapkan untuk usaha yang saya jalankan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM di Lumajang diharapkan mampu memperoleh pengetahuan baru tentang strategi pemasaran, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat daya saing usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Editor : Diva Zahra
Artikel Terkait
