get app
inews
Aa Text
Read Next : Dinas Kesehatan Lumajang Temukan Produk Kedaluwarsa dan Izin Edar Bermasalah Masih Dijual

Ibu Rumah Tangga di Lumajang Tewas Terseret Banjir Saat Nekat Terobos Jembatan

Selasa, 17 Februari 2026 | 22:25 WIB
header img
Jasad korban terseret banjir ditemukan 15 kilometer dari lokasi awal. Foto : Yayan Nugroho

LUMAJANG, iNewsLumajang.id - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meninggal dunia setelah terseret arus banjir saat nekat menerobos jembatan yang terendam air, Selasa (17/2/2026) petang.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jembatan Kalibokong, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. Korban diketahui bernama Mu’atin (55), warga Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban berboncengan sepeda motor bersama sang adik melintasi jembatan dalam kondisi banjir. Saat itu, air sungai meluap hingga menutupi badan jembatan.

Nahas, sepeda motor yang dikendarai korban tergelincir diduga akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Korban kemudian terjatuh dan terseret derasnya arus banjir. Sementara itu, sang adik berhasil menyelamatkan diri.

Warga setempat, Selamet, mengatakan banjir kerap meluap hingga melewati jembatan setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Kalau banjir memang sering di sini, airnya meluap sampai melewati jembatan. Ini banjir dari Sungai Bataran, ditambah jalannya rusak dan banyak lubang. Kalau orang jatuh baru kali ini, tapi setiap banjir pasti meluap,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Aipda Didik Supriyanto, anggota Polsek Kedungjajang. Ia menjelaskan bahwa jembatan tersebut tidak memiliki pembatas, sehingga ketika banjir datang, air langsung melintas di atas badan jembatan.

“Jembatan Sawaran Kulon ini memang tidak ada pembatasnya. Jadi kalau banjir, air lewat di atas jembatan. Mungkin tadi warga tidak bisa memprediksi derasnya arus banjir,” katanya.

Usai menerima laporan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bersama sejumlah relawan langsung melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai.

Setelah beberapa waktu melakukan operasi pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan di Daerah Aliran Sungai Bondoyudo.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Editor : Diva Zahra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut