Agam Abdilah Pembalap Cilik Gahar di Sirkuit Disiplin di Jalan Raya

LUMAJANG, iNEWSLumajang.id – Agam Abdillah, pembalap muda berbakat berusia 12 tahun, membuktikan bahwa kegigihan dan disiplin dapat membawa seorang atlet menuju kesuksesan. Melalui latihan dan kerja keras, Agam telah meraih berbagai prestasi di ajang road race nasional. Namun, yang lebih menginspirasi adalah kesadarannya dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Meskipun memiliki keterampilan luar biasa di lintasan balap, Agam tetap tidak mengendarai motor di jalan umum karena belum cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sikap ini menunjukkan kedewasaannya dalam memahami batasan hukum serta menjadi contoh positif bagi anak-anak lain yang memiliki minat di dunia balap.
Ia menegaskan bahwa kecepatan bukan untuk dipertontonkan di jalan raya, melainkan harus digunakan dengan bijak di lintasan yang sesuai.
Dukungan terhadap Agam juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dalam sebuah pertemuan, Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) menunjukkan apresiasi mereka dengan menandatangani helm Agam serta berfoto bersama.
Bentuk dukungan ini diharapkan dapat semakin memotivasi Agam dan anak-anak lain untuk mengejar impian mereka dengan tetap menjunjung tinggi etika dan aturan.
"Agam bukan hanya memiliki bakat luar biasa di lintasan, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan di luar balapan. Ini adalah contoh anak muda yang patut dicontoh," ujar Bunda Indah dalam audiensi bersama Agam dan orang tuanya di Ruang Kerja Wakil Bupati Lumajang, Kamis (13/3/2025).
Bupati berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab, baik dalam dunia olahraga maupun kehidupan sehari-hari.
Kesuksesan Agam tidak terlepas dari peran serta keluarga yang selalu menekankan keseimbangan antara prestasi dan sikap bertanggung jawab. Orang tuanya mendukung Agam untuk tetap mengutamakan pendidikan di samping latihan balapnya, membuktikan bahwa menjadi atlet berprestasi tidak boleh mengesampingkan pendidikan formal dan nilai-nilai moral.
Dengan semangatnya, Agam tidak hanya ingin mengukir prestasi pribadi, tetapi juga membanggakan daerahnya. Ia berencana menyerahkan piala yang diraihnya dalam ajang nasional kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang sebagai simbol pencapaian anak-anak Lumajang di dunia otomotif.
Editor : Diva Zahra